Mengenal gandum, jenis-jenisnya, kandungan nutrisi dan manfaatnya untuk kesehatan

Aku mengenal gandum pertama kali secara tak sengaja. Saat itu aku sedang bermain di halaman rumah berlanjut ke ladang tetangga yang tak berpagar. Ada tanaman  beberapa batang pohon gandum yang sedang berbulir dengan lebatnya, yang merupakan sisa-sisa panen yang luput dari pembabatan di antara ladang jagung siap panen 🙂

Awalnya aku tidak tahu itu tanaman apa, tapi sedikit curiga mungkin ini gandum. Maklum ya pemirsa warga tropis seumur hidupnya tidak pernah melihat tanaman gandung secara empat mata 🙂 Atas penjelasan suamiku tercinta, barulah aku yakin tanaman yang kutemui itu benar-benar gandum adanya

Jadi semangat nih pengen kenalan dengan tanaman ini. Begitu jugakah dengan pemirsa? Ok deh.. mari kita eksplor bersama-sama. Kita awali dengan klasifikasi ilmiahnya terlebih dahulu ya

Klasifikasi Ilmiah

Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Liliopsida
Ordo : Poales
Famili : Poaceae
Genus : Triticum

Gandum adalah tanaman yang berasal dari keluarga Poaceae atau padi-padian dengan genus Triticum

Spesies gandum

Ada bermacam-macam spesies gandum, tapi yang paling umum ditanam adalah dari spesies Triticum aestivum. Spesies gandum yang lain antara lain adalah :
T. aethiopicum
T. araraticum
T. boeoticum
T. carthlicum
T. compactum
T. dicocoides
T. dicocon
T. durum
T. isphahanicum

MasyaAllah. Banyak sekali spesiesnya ya pemirsa😊 Ok, sekarang saatnya kita kupas abis tentang gandum

Gandum adalah makanan pokok manusia, terutama di luar Asia Tenggara. Selain sebagai makanan pokok, gandum jugadimanfaatkan sebagai pakan ternak dan bahan industri yang menggunakan karbohidrat sebagai bahan bakunya

Gandum adalah sekelompok tanaman serealia dari suku padi-padian. Ternyata pemirsa, gandum memang masih sodaraan dengan padi. Pantes aja sekilas fisiknya sama 😊

Deskripsi

Biji

Pada umumnya biji gandum (kernel) berbentuk oval lonjong dengan panjang 6-8 mm dan diameter 2-3 mm, memiliki tekstur yang keras. Biji gandum terdiri dari tiga bagian yaitu bagian kulit (bran), bagian endosperma dan bagian lembaga (germ).

Bagian kulit dari biji gandum sebenarnya tidak mudah dipisahkan karena merupakan satu kesatuan dari biji gandum tapi bagian kulit ini dapat dipisahkan melalui proses penggilingan.

Bagian kulit (bran) adalah kulit luar gandum yang merupakan 14,5% dari total keseluruhan gandum. Bran terdiri dari 5 lapisan yaitu epidermis (3,9%). Epikarp (0,9%), endokarp (0,9%), testa (0,6%) dan aleuron (9%). Bran memiliki kandungan protein dan kadar serat tinggi sehingga baik dikonsumsi ternak besar
Epidermis yang merupakan bagian terluar dari biji gandum mengandung banyak debu, kalo kena air akan menjadi liat dan tidak mudah pecah, sehingga baik untuk penggilangan gandum menjadi tepung terigu karena tidak hancur dan mengotori tepung gandum yang dihasilkan. Protein yang terkandung pada bran adalah protein larut yaitu albumin dan globulin

Endosperma merupakan bagian yang terbesar dari biji gandum (80-83%) yang banyak mengandung protein, pati dan air. Pada proses penggilingan, bagian inilah yang diambil sebanyak-banyaknya untuk diubah menjadi tepung terigu

Lembaga terdapat pada biji gandum sebesar 2,5-3%. Lembaga adalah cadangan makanan yang banyak mengandung lemak dan ada bagian selnya masih hidup bahkan setelah pemanenan. Perkecambahan yang merupakan biji gandum yang tumbuh menjadi tanaman baru, terjadi di bagian ini pada kondisi yang bagus, seperti kelembaban yang tinggi, suhu yang relatif hangat dan kandungan oksigen yang berlimpah. Tapi perkecambahan ini harus dihindari pada tahap penyimpanan.
Pada proses pemurnian biji gandum, lembaga dihilangkan karena mengandung minyak nabati yang tinggi untuk mencegah tepung tidak mudah teroksidasi, tengik dan awet saat disimpan.

Klasifikasi gandum

Gandum dapat diklasifikasikan berdasarkan tekstur biji gandum (kernel), warna kulit biji (bran) dan musim tanam

Berdasarkan tekstur kernel, gandum diklasifikasikan menjadi hard, soft dan durum. Ini adalah klasifikasi yang umum dilakukan. Yuk kita cek sama-sama pengertiannya
– T. aestivum adalah hard wheat yang paling banyak ditanam di dunia dan digunakan sebagai bahan baku pembuatan roti karena memiliki kadar protein yang tinggi. Ciri-ciri gandum ini adalah kulit luarnya berwarna coklat, bijinya keras dan berdaya serap air tinggi. Setiap bulir terdiri dari 2-5 butir gabah
– T. compactum adalah soft wheat dan hanya sedikit ditanam. Kulitnya berwarna putih hingga merah, bijinya lunak dan berdaya serap air rendah dan kadar protein yang juga rendah. Setiap bulirnya terdiri dari 3-5 butir gabah
– T. durum (durum wheat) adalah jenis gandum yang khusus. Bagian dalamnya (endosperma) berwarna kuning yang didapat dari pigmen karotenoid yang disebut lutein, memiliki kulit berwarna coklat dan bijinya yang lebih keras. Gandum durum menghasilkan tepung semolina. Gandum jenis ini cocok untuk membuat produk-produk pasta seperti makaroni, spageti dan produk pasta lainnya

Berdasarkan warna bran, gandum diklasifikasikan menjadi merah dan putih

Berdasarkan musim tanam, gandum dibagi menjadi musim dingin (winter) dan musim semi (spring)

Nah demikianlah beberapa deskripsi tentang gandum. Sekarnag kita eksplor olahannya ya

Olahan gandum

Tepung terigu

Nah, salah satu olahan gandum adalah tepung terigu. Tepung terigu adalah tepung atau bubuk halus yang berasal dari bulir gandum, digunakan sebagai bahan dasar pembuatan kue, mie dan roti. Tepung terigu mengandung banyak pati, yaitu karbohidrat kompleks yang tidak larut dalam air. Tepung terigu juga banyak mengandung protein dalam bentuk gluten yang berperan dalam menentukan kekenyalan makanan yang terbuat dari tepung ini.

Kata terigu

Sering kita mendengar istilah tepung terigu. Kata terigu beasal dari bahasa Portugis, trigo yang berarti gandum.

Beda tepung terigu dan tepung gandum

Tapi sebenarnya tepung terigu apakah sama aja dengan tepung gandum atau yang biasa disebut gandum ini ya? Ternyata pemirsa, tepung terigu sama aja dengan tepung gandum, sama-sama berasal dari gandum.
Yang membedakan hanya pada tepung gandum yang utuh yang berasal dari gandum beserta kulit arinya yang ditumbuk, sedangkan tepung terigu berasal dari biji gandum yang dihaluskan

Beda tepung protein tinggi, sedang dan rendah

Nah, sering juga kita mendengar istilah tepung terigu protein tinggi, sedang atau serba guna dan rendah. Apa maksudnya dan kegunaan masing-masing tepung ini ya? Emak-emak wajib tahu 😊
Tepung terigu protein tinggi (bread flour)
Tepung ini adalah tepung terigu yang mengandung kadar protein tinggi, sekitar 11-13%, digunakan untuk membuat roti, mie, pasta dan donat

Tepung terigu protein sedang (all purpose flour)
Tepung ini adalah tepung terigu yang mengandung protein sedang, sekitar 8-10%, digunakan untuk membuat kue cake

Tepung protein rendah (pastry flour)
Tepung ini adalah tepung terigu yang mengandung protein rendah, sekitar 6-8% yang umumnya digunakan untuk membuat kue yang renyah seperti biskuit, kulit gorengan dan keripik

Sekarang kita liat yuk kandungan nutrisi gandum ini

Kandungan nutrisi

Ukuran porsi : 100 g

Kilojoule 1418 kJ
Kalori 339 kal
Lemak 1,87 g
– Lemak jenuh 0,322 g
– Lemak tak jenuh ganda 0,799 g
– Lemak tak jenuh tunggal 0,232 g
– Kolesterol 0 g
Protein 13,7 g
Karbohidrat 72,57 g
– Serat 12,2 g
– Gula 0,41 g
Sodium 5 mg
Kalium 405 mg
Selain itu gandum mengandung sejumlah vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitami n B6, niasin, asam folat, vitamin E dan mineral seperti magnesium

Demikianlah kandungan nutrisi gandum.. Lumayan banyak ya.. MasyaAllah alhamdulillah

Tentunya kalo banyak kandungan nutrisi, banyak pula manfaatnya

Manfaat gandum sudah kita ketahui sebagai bahan makanan pokok manusia juga pakan ternak serta untuk industri. Nah, apa manfaatnya untuk kesehatan ya..

Mari yuk kita uraikan secara garis besarnya manfaat gandum ini dari kandungan gizinya antara lain untuk apa aja..

Manfaat kesehatan

Mudah dicerna
Gandum kaya akan kandungan gizinya seperti karbohidrat, protein, serat dan vitamin A yang membuatnya mudah dicerna

Menu diet
Dengan kandungan gizinya seperti karbohidrat, protein dan serat, gandum cocok sebagai menu diet sehari-hari.

Menjaga sistem pencernaan
Kandungan serat yang tinggi dapat melancarkan proses pencernaan, mencegah sembelit sehingga baik untuk kesehatan pencernaan.

Menjaga kadar kolesterol
Serat juga mampu mengontrol kadar kolesterol dalam darah.

Mejaga kesehatan empedu
Gandum yang kaya akan serat larut dapat menurunkan sekresi asam empedu. Asam empedu yang berlebihan adalah penyebab utama dari pembentukan batu empedu

Meningkatkan metabolisme tubuh
Kandungan gizi yang terdapat pada gandum antara lain sejumlah vitamin B, serat dan protein sangat bermanfaat pada gangguan metobolsme dan sindromnya seperti obesitas visceral, kolesterol jahat dan tekanan darah tinggi.

Nah demikianlah beberapa manfaat gandum untuk kesehatan

Gimana pemirsa, mantap kan manfaatnya untuk kita. Ga ada salahnya untuk menikmati gandum ini dalam menu sehari-hari, bisa berupa olahannya yaitu roti, pasta, spagheti dkk. Tapi selalu ingat untuk ga berlebihan mengkonsumsinya ya.

Kalo bosan dengan makanan pokok nasi, bisa diselingi dengan gandum dan olahannya, seperti diriku di Austria ini. Kalo aku mau ga mau ya harus bisa menerima asupan gandum sebagai bentuk adaptasi dimana aku bermukim sekarang. Kalo suami jangan ditanya, makanan pokoknya memang gandum 😊

Nah, demikianlah laporanku mengenai gandum, jenis-jenisnya, kandungan nutrisi serta manfaatnya untuk kesehatan . Semoga bermanfaat untuk pemirsa sekalian.

Sampai jumpa lagi

Schreibe einen Kommentar