Cara bikin teh orang Turki yang hobi ngeteh

Orang Turki hobi banget ngeteh (minum teh). Sehari tidak ngeteh berasa ada yang tak afdol. Bahkan seperti minum obat lho bangsa ini, tiga kali sehari. Ini memang sudah warisan turun temurun dari jaman dulu. Bahkan hobi ini telah menjadi hal yang populer di seluruh dunia. Belum orang Turki namanya kalo belum ngeteh. Samalah seperti orang Indonesia ya dan mungkin seantero jagat raya 😊 Tapi kali ini aku bahas khusus ngetehnya orang Turki di Turki ya

Nah hobi ngeteh mereka ini tak hanya di rumah saja. Tapi dimana-mana, dari warung kecil, warung pinggir jalan, cafe hingga restoran

Pemirsa yang telah mengunjungi negara köfte ini pasti tahu dong kebiasaan warga Turki ini. Atau bahkan pemirsa sendiri yang mencicipi teh Turki yang khas 😊Termasuk aku saat santai sejenak bersama suami di cafe sekitar taman sehabis jalan-jalan menelusuri pusat kota. Karena aku tak hobi ngeteh tapi penasaran dengan tehnya orang Turki yang katanya terkenal hingga ke seluruh dunia, aku pun mencicipinya meski sedikit saja. Itu pun tak habis segelas mungil.

Teh mereka gelap banget, tak seperti versiku kalo bikin yang coklat halus bening. Tentunya kalo gelap begitu lumayan pahit ya kalo tak dikasih gula 😊 Bagi yang biasa ngeteh mungkin menikmati saja

Teh Turki khas banget. Mulai dari tehnya yang berasal dari beragam daerah, jenis-jenisnya, cara membuatnya, alat yang digunakan hingga cara menikmatinya

Teh Turki yang terkenal berasal dari beberapa daerah di negeri kebab ini, salah satunya adalah teh Rize. Jenis teh Turki antara lain teh hitam.

Nah lain lagi cara membuatnya. Umumnya kita orang Indonesia menyeduh teh dengan air panas. Tapi di negeri bulan sabit merah ini teh berikut kantongnya berada di teko tanpa diberi sedikit air pun. Lho bagaimana bisa ya? Hmm.. ini tak lepas dengan alat yang digunakan untuk memasaknya yang terdiri dari dua teko bertingka. Teko di bawah adalah berisi air, sedangkan teko di atasnya adalah sejumlah kantong teh

Teko bertingkat ini kemudian diletakkan di atas kompor yang menyala. Biarkan air sampai benar-benar mendidih

Tentu saja teh yang dihasilkan hitam pekat ya.. rasanya jangan ditanya 😊

Penyajiannya, teh hitam pekat itu ditambahkan air yang sudah didihkan secukupnya kemudian masukkan pada gelas mungil. Diletakkan pada tatakan yang juga mungil dengan dua kubus gula

Btw semungil apa sih gelasnya? Ukurannya tidak lebih dari 6 cm. Umumnya tanpa cuping, ada juga yang dengan cuping

Biasanya teh ini berdampingan dengan roti untuk sarapan atau cemilan

Nah teh ini biasa juga disajikan saat ramai kumpul-kumpul orang Turki, seperti dalam jamuan keluarga atau pun bersantai di cafe

Teh segelas itu tidak cukup untuk seorang Turki. Selagi dalam jamuan keluarga atau suatu pertemuan, tuan rumah atau pramusaji akan terus menambahkan teh yang telah kosong gelasnya. Bayangkan kalo sampai berjam-jam.. berapa gelas teh yang dihabiskan. Bisa kenyang teh tuh perut 😀

Nah demikianlah mengenai teh dan ngetehnya orang Turki

Ok deh.. sekian dulu laporanku kali ini ya pemirsa.

Sampai jumpa lagi

Schreibe einen Kommentar