Tanda fisik manusia di usianya yang dijelaskan dalam Al-Qur’an

Allah SWT telah menetapkan usia seseorang sebelum ia dilahirkan. Dengan usianya itu, manusia diberi kesempatan untuk mempersiapkan diri menuju kehidupan yang abadi di akhirat. Sungguh beruntung jika seorang hamba dapat mempergunakan waktunya untuk beramal kebajikan. Namun sungguh celaka jika tidak mempergunakan nikmat waktu dalam usianya yang diberikan oleh Allah itu untuk beribadah

Nabi Muhammad SAW bersabda

“Tidak akan berpindah kaki manusia di hari-hari dari sisi Rabbnya sehingga ditanya tentang lima hal: tentang umurnya dalam apa ia digunakan, tentang hartanya darimana dia memperoleh dan dalam apa ia belanjakan, dan tentang apa yang ia amalkan dari apa yang ia ketahui (ilmu).“
(HR. At Tirmidzi dari jalan Ibnu Mas’du z. Lihat Ash-Shahihah, no. 946)

Al-Qur’an telah memberi panduan agar kita dapat mencapai usia kita dengan ibadah dan beramal kebajikan. Al-Qur’an juga memberi hikmah dan penjelasan yang lengkap tentang tanda-tanda fisik yang ada pada tubuh dalam rentang usia agar manusia mampu mengambil pelajaran dan memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya

Allah berfirman ketika menjelaskan penyesalan orang-orang kafir
“Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu, hingga jika datang kematian kepada seorang di antara mereka, dia berkata: ‘Ya Rabbku, kembalikanlah aku (ke dunia), agar aku berbuat amal yang shalih terhadap apa yang telah aku tinggalkan.‘ Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja.“
(QS. Al-Mu’minun ayat 99-100)

Maka manusia terbaik adalah yang mengisi waktu dengan sebaik-baiknya dengan amalan yang bermanfaat bagi dunia dan akhiratnya

Berikut tanda fisik pada tubuh seorang manusia yang disebutkan dalam Al-Qur’an berikut penjelasannya

Semakin bertambah usia, semakin lemah tangan menggenggam. Karena Allah sedang mendidik manusia agar melepaskan cinta dunia

Barang siapa menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, pasti Kami berikan (balasan) penuh atas pekerjaan mereka di dunia (dengan sempurna) dan mereka di dunia tidak dirugikan
Itulah orang-orang yang tidak memperoleh (sesuatu) di akhirat kecuali neraka, dan sia-sialah di sana apa yang telah mereka usahakan (di dunia) dan terhapuslah apa yang telah mereka kerjakan
(QS. Hud 15-16)

Semakin bertambah usia, semakin kabur mata manusia. Karena Allah sedang mencerahkan hati manusia untuk melihat akhirat

Dan barang siapa buta (hatinya) di dunia ini, maka di akhirat dia akan buta dan tersesat jauh dari jalan (yang) benar
(QS. Al-Isra ayat 72)

Semakin bertambah usia, semakin sensitif perasaan manusia. Karena Allah sedang mengajarkan bahwa pautan hati dengan mahluk senantiasa menghampakan. Namun hati yang berpaut kepada Allah, tiada pernah mengecewakan

Dan barang siapa berserah diri kepada Allah, sedang dia orang yang berbuat kebaikan, maka sesungguhnya dia telah berpegang kepada buhul (tali) yang kokoh. Hanya kepada Allah kesudahan segala urusan
(QS. Lukman ayat 22)

Semakin bertambah usia, semakin gugur gigi geligi manusia. Karena Allah sedang mengingatkan bahwa suatu hari manusia akan gugur ke dalam tanah selamanya

Dan setiap nyawa tidak akan mati, kecuali dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Barang siapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala (dunia) itu, dan barang siapa menghendaki pahala akhirat, Kami berikan pula kepadanya pahala (akhirat) itu, dan Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur
(QS. Ali Imran ayat 145)

Semakin bertambah usia, semakin ditarik nikmat kekuatan tulang dan sendi manusia. Karena Allah sedang mengingatkan bahwa tak lama lagi nyawa akan diambil

Di mana pun kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu berada di dalam benteng yang tinggi dan kokoh. Jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan, “Ini dari sisi Allah“, dan jika mereka, dan jika mereka ditimpa suatu keburukan, mereka mengatakan, “Ini dari engkau (Muhammad). “Katakanlah, semuanya datang dari sisi Allah.“ Maka mengapa orang-orang itu (orang-orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan (sedikit)pun?
(QS. An-Nisa ayat 78)

Semakin bertambah usia, hati semakin sepi dan ingin bersendirian. Karena Allah sedang mendidik kita untuk melepaskan cinta manusia dan dunia

Dan kehidupan dunia ini, hanyalah permainan dan senda gurau. Sedangkan negeri akhirat itu, sungguh lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Tidakkah kamu mengerti?
(QS. Al-An‘am ayat 32)

AllahuAkbar.. Maha benar Allah dengan segala firman-Nya

 

Schreibe einen Kommentar