Harga per bibit ubi jalar asli Austria Rp.59.000

Suatu kebahagiaan pada akhirnya aku menemukan bibit ubi jalar di sini. Bisa kasih kabar nih ke handai taulan bahwa ubi jalar yang identik dengan ndeso ini diterima khalayak luas termasuk bule di Austria ini 😊

Apa karena permintaan pasar yang menggembirakan hingga memberi peluang Austria berpikir keras untuk memenuhi produk dalam negerinya dengan membudidayakan ubi jalar ini ya. Bisa jadi.. Karena ternyata Austria telah menjual bibit ubi jalar ini asli dari Austria tepatnya di daerah Pegunungan negara bagian Styria ini. Nah lho!

Apa bisa ubi jalar tumbuh di Austria? Kenapa ga? Kalo Austria telah berani menjual bibit ubi jalar ini ke supermarket nasional, berarti ubi jalar ini telah lulus kualifikasi 😊 Aku tau ini seperti biasanya, detektif ala emak-emak tropis pengen tau segala sesuatu atau kepo istilah jaman sekarang.

Kisahnya sehabis belanja dan meletakkan belanjaan di meja berjalan, kita antri bayar di kasir. Karena masih ada waktu, hal ini aku manfaatkan buat meninjau bibit-bibit tanaman yang dijual. Sebelumnya pamit dulu ma suami 😊

 

Terakhir aku meninjau bibit-bibit tanaman ini saat ketemu tanaman jeruk kunci dan kumquat. Memang rezekiku dah, nemu yang unik. Apalagi kalo bukan bibit ubi jalar ini. Meski bibitnya hanya penampang ranting halus dengan sehelai dua helai daun, aku yakin ini emang ubi jalar. Apalagi ada keterangan nama dan asal ubi jalar ini dalam bahasa Jerman, Süßkartoffel yang artinya ubi jalar, aus der Region Weststeirisches Hügelland yang artinya dari daerah pegunungan negara bagian Styria, Austria dan hebatnya bibit ini adalah hasil produk bio. Alami bo‘ tanpa bahan-bahan kimia dan rekayasa genetika macam-macam. Jadi aman untuk kita konsumsi, menyehatkan dan yang pasti kita turut menjaga kelestarian alam, seperti slogannya zurück zum Ursprung, back to nature atau kembali ke alam.

Bibit ubi jalar asli Austria ini dijual cukup mahal lho menurut ukuran Indonesia. Harga per bibit 1,99 Euro atau sekitar Rp.33.000 setelah didiskon dari harga semula 3,49 Euro atau sekitar Rp.59.000. Wow.. mantap deh harganya. Bikin orang berminat jadi tukang kebun saja ya 😊

Oya, mengenai harga diskon emang selalu ada berlaku tiap beberapa kali seminggu di supermarket Austria ini

Ada 2 jenis bibit yang diketahui dijual di sini. Ubi jalar yang pertama berkulit pink muda dengan isi umbi berwarna orange yang umum dijual umbinya di supermarket ini, bernama ‘Orleans‘ dan yang kedua berkulit coklat muda dengan isi umbi berwarna krem bernama ‘Bonita‘. Wow.. keren namanya ya..

 

Ini suatu kemajuan dimana Eropa (baca: Austria) dapat membudidayakan tanaman yang bukanlah dari habitat mereka. Bukan ga mungkin ke depannya mereka bisa jatuh cinta dan membudidayakan jenis ubi-ubi lainnya yang kalo di Indonesia dibilang ndeso ini. Hhhh. Dan yang menguntungkan tentu saja diriku, yang ga susah-susah lagi kangen ma para ubi di kampung halaman karena dah tersedia di sini 😊

Suamiku bilang, untuk membudidayakan suatu tanaman di Austria, mereka melakukan penelitian dengan melibatkan ahli botani, ilmuwan dan partner lainnya dengan teknologi muktahir. Bagaimana tanahnya, tanaman apa cocok tumbuh di tanah tersebut dan sebagainya. Ada lho tanah yang bisa ditanami cabe, eh tapi ternyata rasanya ga ada pedas-pedasnya, manis iya. Aneh kan. Nah, jadi kalo dirasa menguntungkan, mereka akan mengembangkannya. Misalnya ga lebih pasak daripada tiang, terus adanya permintaan pasar. Tapi kalo warga ga doyan atau ga kenal suatu produk ya ga dibudidayakan, contoh paling paten durian atau cempedak 😊 Baru masuk bandara aja dah dikarantina 😉 Paling kalo ada yang kepengen suatu produk mereka bisa mengimpornya dari berbagai negara.

Nah, yang terpenting adalah musim. Ada tanaman yang tumbuh subur di musim gugur, musim dingin, musim semi atau musim panas dan ada yang ga. Ada yang panen pada musim tertentu dan musim lainnya tertidur panjang. Ada tanaman semusim. Misalnya hanya tumbuh di musim panas aja. Jadi kalo ada pemirsa yang bilang, daripada beli mahal atau susah mendapatkannya, kenapa ga nanam ini itu aja di Austria, misalnya cabe rawit atau kangkung, nah itu dia jawabannya dah aku sebutkan 😊

Siapa yang ga kenal ma ubi jalar atau ketela? Hampir dipastikan seluruh orang Indonesia mengenalnya dengan baik. Benarkah ubi jalar identik ma makanan ndeso? Sepertinya saat ini perlu ditinjau ulang deh. Sekali-sekali main ke Eropa dan liat secara nyata betapa ubi jalar yang katanya ndeso malah masuk jajaran makanan elit yang patut diperhitungkan 😊 Bibit ubi jalar asli Austria dan produknya yang laku keras di pasaran Eropa dah cukup jadi bukti kuat kalo ubi jalar bukanlah makanan kampung lagi. Dah berubah status deh pokoknya mah 😊

Di supermarket-supermarket ubi jalar ini duduk manis bersama produk-produk siap jual lainnya. Tapi kadang ga tahan lama hadirnya karena produknya yang selalu habis terjual laris manis diburu pembeli. Untuk mendatangkannya secepat kilat seperti permintaan pembeli tidaklah mudah karena ubi jalar ini bukanlah produk Austria, tapi diimpor dari negara tetangga Spanyol dan negara dari belahan dunia lainnya, Amerika Serikat. Wow..

Ubi jalar di Austria dihargai sekilo 1,99 Euro atau sekitar Rp.33.000. Hmm, lumayan juga harganya ya kalo dibandingkan dengan harga di Indonesia yang mencapai harga Rp.11.000 perkilo bahkan di daerah Jawa dan sekitarnya hanya Rp.3.000 perkilo. MasyaAllah. Alhamdulillah. Bersyukur banget yang tinggal di tanah air. Bisa dapat 11 kg tuh dengan harga di Austria 😊

Ubi jalar bisa berbeda warna kulit dan umbinya. Jenis ubi jalar yang dijual di supermarket Austria kulitnya berwarna agak pink dengan warna isi umbi yang berbeda, yaitu berwarna orange. Umbi orange ini merupakan jenis yang paling banyak kandungan betakarotennya, yaitu zat pembentuk vitamin A yang bersifat antioksidan. Dengan antioksidan ini tubuh dapat terlindung dari bahaya serangan radikal bebas penyebab penyakit.

Aku pernah cerita pada artikel sebelumnya tentang ubi jalar ini ya, untuk mengingat kembali kenangan indah ini yuk kita kilas balik lagi tentang ubi jalar ini 😊Pertama-tama kita kupas dulu  profil ubi jalar ini

 

Klasifikasi Ilmiah

Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Ordo : Solanales
Famili : Convolvulaceae
Genus : Ipomoea
Spesies : I. batate L

Sekarang kita kenal lebih dalam lagi yuk

Ubi jalar (Ipomoea batatas L) atau bahasa Inggrisnya sweet potato atau bahasa Jermannya adalah süßkartoffeln atau bahasa Indonesia adalah ubi rambat atau ketela rambat atau disebut ketela aja adalah sejenis tanaman budidaya. Kalo di Indonesia dah biasa ya menanam ubi jalar ini, kita mudah menemuinya di mana aja tanaman ini tumbuh karena cocok di hatinya 😊 Nah, bagaimana dengan negara Eropa ya? Yang ane tau ubi jalar yang dijual di Austria ini diimpor dari Spanyol, tetapi apakah Spanyol juga menanam tanaman ini atau malah impor juga dari negara lain, ane ga tau. Hanya di keterangan harga penjualan ubi jalar ini aja dicantumkan dari  negara mana ubi jalarnya diimpor 😊

Tapi sepertinya hanya menunggu waktu aja ada ubi jalar made in Austria hingga ga perlu lagi mengimpor dari negara tetangga dan negara Amerika nan jauh di sana. Austria dah berhasil menghasilkan bibit yang dapat ditanam di negeri bernuansa dingin ini

Konon kabarnya ubi jalar berasal dari Amerika Selatan. Ubi jalar menyebar ke seluruh dunia, terutama negara-negara beriklim tropika pada abad ke-16. Orang-orang Spanyol menyebarkan ubi jalar ke kawasan Asia, terutama Filipina, Jepang termasuk negara kita Indonesia tercinta.

Bagian yang dimanfaatkan dari ubi jalar ini adalah akarnya yang membentuk umbi yang merupakan simpanan energi bagi tanaman ini. Di Afrika, ubi jalar dijadikan sebagai salah satu sumber makanan pokok yang penting. Di Indonesia ubi jalar dimanfaatkan sebagai cemilan yang menyehatkan.

Umbi ubi jalar mengandung banyak sekali nutrisi yang berguna bagi umat manusia, baik untuk sumber makanan pokok dan maakan selingan, juga untuk kesehatan dan kecantikan. Kandungan senyawa pembentuk vitamin A merupakan yang tertinggi dibandingkan bahan makanan pokok lainnya yang mencapai 89% dari kebutuhan harian. Wow.. Selain itu ubi jalar kaya akan kandungan antioksidan, sumber vitamin dan mineral

Ubi jalar bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan seperti menyehatkan pencernaan, meningkatkan kekebalan tubuh, menyehatkan mata, menjaga kesehatan kulit, mengurangi tekanan darah, menjaga suasana hati dan untuk program diet emak-emak yang phobia kegemukan bahakan untuk kesuburan😊 Masyarakat percaya dengan mengkonsumsi ubi jalar yang rutin dapat meningkatkan kesuburan, bahkan yang berminat untuk memiliki bayi kembar.

Ga hanya umbinya, daun mudanya pun banyak kandungan gizinya yang berguna untuk kita. Bisa dibikin sayuran yang lezat. Daun ubi jalar juga dimanfaatkan untuk kesehatan tubuh terutama yang berkaitan dengan masalah pencernaan seperti muntah dan mual karena lambung yang tidak sehat, mabuk perjalanan, sembelit bahkan wasir. Menurut emak ane, merebus daun muda ubi jalar ini dan mengkonsumsinya mampu mengatasi masalah maag lho, yang klasik diderita segala lapisan umur. Hebat kan.. Selain itu manfaat daun ubi sama adalah mengatasi peradangan seperti bengkak dan memar, bisul dan radang tenggorokan.

Makanya orang Barat tergila-gila ma ubi jalar, bahkan membudidayakannya. Nah, yang di Indonesia jangan sampai kalah ma mereka. Mari sekarang bangga akan ubi jalar, percayalah ga kalah populernya dibanding keju lho 😊

Nah demikianlah laporanku kali ini. Semoga bermanfaat

Sampai jumpa lagi

 

Schreibe einen Kommentar